Dampak Buruk Sering Konsumsi Makanan Yang Dibakar.

By | 24 November 2019

Bumi21, Agen Bola, Agen Sepakbola, Agen Judi Bola Online, Agen Judi Online, Agen Judi terpercaya, Agen Bola Resmi, Agen Judi Terbaik, Bandar Bola, Bandar Bola Terbaik, Bandar Bola Online, Bandar Bola Terpercaya, Bandar Poker, Bandar Poker Online, Bandar Terbaik, Bandar Terpercaya, Bet Online, Betting Onlline, Website Bandar Bola, Website Agen Bola, Website Bandar Bola Terbaik, Website Bandar Bola Terpercaya, Website Agen Bola Terbaik, Website Agen Bola Terpercaya, Casino Online, SBOBET, Live Casino, Poker, Poker Online, mitra bola, mitra bola terpercaya, mitra bola teraman, mitra bola resmi, mitra bola terbaik, iklan judi, iklan casino, iklan poker, iklan bola, situs resmi, kumpulan situs judi, situs togel, togel online, togel hongkong, togel macau, colok naga, game online, website bola, situs bola, BBQ, korean BBQ, Makanan yang dibakar, Dampak buruk makanan yang dibakar, makanan, kesehatan, dampak buruk BBQ bagi kesehatan.

 

Bumi21, Agen Bola Terpercaya – 6 Dampak Buruk Sering Konsumsi Makanan Yang Dibakar.

Sate, barbeque, ayam panggang, dan segala jenis makanan yang dibakar memang nikmat disantap. Memanggang dengan api besar bisa melepaskan lemak dari daging. Itu sebabnya daging panggang biasanya lebih rendah kalori daripada daging yang digoreng.

Memanggang atau membakar makanan adalah salah satu metode memasak yang disukai banyak orang. Memanggang makanan memberi rasa lezat, berasap, dan khas. Bahkan sebagian orang menyukai sensasi gosong pada makanan yang dibakar.

Tapi, suhu tinggi yang digunakan saat membakar makanan juga bisa berbahaya bagi kesehatan. Beberapa bahan kimia berbahaya bisa terbentuk dari membakar makanan dan berkembang menjadi penyakit. Mungkin masih aman mengonsumsi makanan yang dibakar sesekali, tapi mengonsumsinya terlalu sering bukanlah hal yang bijak.

Beberapa penyakit dikaitkan dengan makanan yang dibakar. Efek samping dari makanan yang dibakar ini bahkan tak tanggung-tanggung. Sebut saja efek karsinogenik penyebab kanker. Agar lebih hati-hati, berikut dampak buruk terlalu sering makan makanan yang dibakar dirangkum Bumi21 dari berbagai sumber, Minggu (24 November 2019).

  • Darah Tinggi

Para peneliti mengaitkan makan daging panggang atau bakar dengan peningkatan risiko tekanan darah tinggi. Penelitian yang dipimpin oleh Gang Liu, Ph.D., dari Department of Nutrition at the Harvard T.H. Chan School of Public Health in Boston, mengungkapkan bahwa subjek yang makan daging sapi, ayam, atau ikan yang dipanggang setidaknya 15 kali setiap bulan memiliki 17 persen lebih mungkin untuk mengalami tekanan darah tinggi daripada mereka yang mengonsumsi makanan ini kurang dari empat kali per bulan. Pada makanan yang dibakar pada suhu tinggi, makanan ini menghasilkan kadar amina aromatik heterosiklik atau heterocyclic aromatic amines (HAAs). HAA adalah senyawa yang berpotensi berbahaya yang diproduksi ketika daging dimasak pada suhu tinggi.

  • Resiko Kanker Meningkat

Ketika semua jenis daging termasuk unggas, daging sapi dan babi dimasak pada suhu yang sangat tinggi, mereka melepaskan bahan kimia yang telah dikaitkan dengan kanker pada hewan. Menurut ACS, daging hangus memiliki dua komponen yang terkait Heterosiklik amina (HCA) dan hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH), kedua bahan kimia ini telah ditemukan bersifat mutagenik yang menyebabkan perubahan DNA untuk meningkatkan risiko kanker. HCA terbentuk ketika gula dan zat-zat dalam otot daging bereaksi terhadap panas yang tinggi, dan PAH terbentuk ketika lemak dan jus menetes ke permukaan dan menyebabkan asap. Asap itu kemudian naik dan menempel pada daging.

  • Makanan Kehilangan Gizinya

Saat makanan dipanaskan pada suhu tinggi, nutrisi di dalamnya akan hilang. Nutrisi ini seperti vitamin dan mineral penting dalam makanan. Daging merah adalah sumber zat besi dan vitamin B12 yang baik, yang membantu membuat DNA dan menjaga sel darah merah dan saraf tetap sehat. Tapi, kebaikan ini hilang saat daging dibakar. Membakar dan memanggang membuat hampir 40% vitamin B dan mineral di dalam makanan hilang. Hal ini juga berlaku untuk hilangnya vitamin penting lainnya. Selain itu, pada makanan yang dimasak dalam panas tinggi, protein menjadi terkoagulasi, membuatnya tidak dapat dicerna dengan baik oleh tubuh. Manfaat dari protein bisa hilang ketika makanan dibakar. Padahal, protein sangat penting untuk membangun energi.

  • Picu Asam Lambung

Sistem pencernaan akan bekerja lebih keras ketika mencerna makanan yang dibakar. Makanan yang dibakar bisa bertahan lama di dalam perut. Makanan yang dibakar dapat membuat refluks asam lebih buruk. Kondisi ini bisa menyebabkan asam lambung, heartburn, dan sakit perut. Terlalu banyak mengonsumsi makanan yang dibakar dapat memicu penyakit gastroesophageal reflux (GERD), gangguan pencernaan, rasa kekenyangan, dan ketidaknyamanan perut. Jadi, bagi Anda yang memiliki kecenderungan penyakit asam lambung dan maag tidak disarankan untuk terlalu sering mengonsumsi makanan yang dibakar dalam suhu tinggi.

  • Resiko Penyakit Jantung

Membakar dan memanggang makanan dapat mengeluarkan lemak dalam daging. Jika lemak ini tak dibuang dan tetap dikonsumsi, risiko menumpuknya kolesterol akan meningkat. Makanan yang dibakar juga akan menghasilkan produk akhir glikasi lanjut atau advanced glycation end products (AGEs). Ini merupakan reaksi kimia antara lemak dan protein dalam daging. Racun ini terkait dengan ketidakseimbangan antioksidan dalam tubuh, memicu peradangan, yang dapat menyebabkan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke.

  • Picu Diabetes

Produk akhir glikasi lanjut atau advanced glycation end products (AGEs) juga bisa memengaruhi gula darah. AGE menginduksi kerusakan jaringan melalui proses yang disebut sebagai “cross linking”. Di dalam tubuh, pembentukan AGE konsisten ketika ada peningkatan kadar fruktosa dalam makanan. Ini risiko besar pada penderita diabetes. Tingkat AGEs yang lebih tinggi telah dikaitkan dengan resistensi insulin, stres pada sel-sel tubuh dan peradangan. Konsentrasi AGEs yang lebih tinggi dalam darah juga dapat meningkatkan peradangan. Kondisi ini akan merugikan pasien dengan rheumatoid arthritis (RA) dan penyakit radang lainnya.

 

Homepage Bumi21.com Daftar Bumi21.com Promo Bumi21.com

Salam hangat,
Bumi21.com
Agen bola terpercaya, Situs judi bola online terpercaya, casino online, poker online.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *