Mahasiswa AS yang Dibebaskan Korut Meninggal Dunia

By | 20 June 2017

Bumi21 - Situs Agen Judi Bola Online Terpercaya, Agen Bola Terpercaya, Casino Online, Poker Online, Otto Warmbier Mahasiswa AS yang Ditahan Korut, Mahasiswa AS yang Dibebaskan Korut  Meninggal Dunia.

 

Bumi21 – Mahasiswa Amerika Serikat (AS), Otto Warmbier, 22 tahun, yang dipulangkan dari Korea Utara (Korut) pada 13 Juni lalu dalam kondisi koma, akhirnya meninggal dunia.

Wambier baru menjalani 18 bulan masa tahanannya dari total vonis 15 tahun kerja paksa yang dijatuhkan Korut kepadanya. Menurut seorang pejabat AS, Warmbier dibebaskan setelah utusan khusus Departemen Luar Negeri AS untuk Korut, Joseph Yun meminta pembebasan Warmbier atas dasar kemanusiaan.

Warmbier dipulangkan ke kampung halamannya di Ohio, AS dan langsung mendapatkan perawatan insentif di UC Health University of Cincinnati Medical Center. Tim dokter yang menanganinya menyatakan Warmbier menderita kerusakan otak parah. Warmbier tidak menunjukkan tanda-tanda pemahaman bahasa atau kesadaran akan lingkungan sekitarnya.

Keluarganya mengatakan bahwa dia mengalami koma sejak Maret 2016, tak lama setelah dia dijatuhi hukuman 15 tahun kerja paksa di Korut. Warmbier disebutkan menderita botulisme dan diberi pil tidur yang mengakibatkan dia koma sejak saat itu.

Botulisme merupakan penyakit yang disebabkan keracunan makanan yang disebabkan oleh bakteri clostridium botulinum, satu-satunya mikroorganisme dengan spora yang tahan suhu tinggi, yang terdapat pada makanan kaleng yang bisa menyebabkan kekakuan pada otot.

Warmbier  yang merupakan mahasiswa jurusan ekonomi dari Universitas Virginia ditahan sejak Januari 2016 saat mengunjungi Korut sebagai turis. Dia ditahan sebelum menaiki pesawat ke China karena sebuah insiden di hotel tempatnya menginap, Yanggakdo International Hotel. Insiden tersebut tidak dirinci oleh petugas yang berwenang saat melakukan penangkapan.

Pada 16 Maret 2016 lalu, pengadilan tinggi Korea Utara menjatuhkan hukuman kerja paksa selama 15 tahun terhadap Warmbier dengan pidana kejahatan terhadap negara. Dia dituding telah mencuri spanduk propaganda dari sebuah area khusus karyawan dari hotel tempatnya menginap di Pyongyang.

Korea Utara memiliki sejarah panjang terkait penahanan terhadap orang asing. Karenannya, pemerintah AS dan Kanada kerap melarang warganya melakukan perjalanan ke negara tersebut. Pyongyang di masa lalu kerap menahan warga AS untuk mendapatkan profit kunjungan yang tinggi meski kedua negara tidak memiliki hubungan diplomatik.

 

Homepage Bumi21.com Daftar Bumi21.com Promo Bumi21.com

Salam hangat,
Bumi21.com
Agen bola terpercaya, Situs judi bola online terpercaya, casino online, poker online.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *