Bom di Dua Gereja Koptik Mesir oleh Kelompok Teroris

By | 10 April 2017

Bumi21 - Situs Agen Judi Bola Online Terpercaya, Agen Bola Terpercaya, Casino Online, Poker Online, Bom di Dua Gereja Koptik Mesir oleh Kelompok Teroris.

Bumi21 – Ledakan bom mengguncang dua gereja saat ibadah Minggu Palma, di Kairo, Mesir pada Minggu (9/4/2017). Serangan ini  terjadi saat kaum Kristen Koptik sedang merayakan Minggu Palma, salah satu hari paling suci dalam kalender Kristen,  yang memperingati masuknya Yesus Kristus ke Yerusalem. Minggu Palma digelar satu minggu sebelum Hari Raya Paskah.

Ledakan pertama terjadi di Gereja Mar Grigis Koptik (St. George) di wilayah Tanta, utara Mesir, sekitar 94 km dari Kairo. Bom diletakkan di bawah kursi dekat altar, persisnya di barisan depan ruang ibadah. Data sementara menyebutkan yang meninggal dunia 29 orang dan puluhan orang yang luka-luka.  Saksi mata menuturkan ledakan di gereja di Tanta terjadi saat sedang digelar doa.

Serangan kedua terjadi setelah beberapa jam di pelataran Katedral Koptik di Kota Alexandria. Ledakan itu terjadi di Gereja Santo Markus yang ada di kota pelabuhan Mesir yang menewaskan 11 orang dan melukai puluhan orang lainnya. Ledakan di Alexandria ini disebut terjadi akibat serangan bom bunuh diri.

Kekerasan terhadap kaum Kristen Koptik telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir di Mesir, terutama sejak 2013, ketika militer menggulingkan presiden terpilih, Mohammad Morsi dan melancarkan tindakan keras terhadap kalangan Islam radikal. Sejumlah kalangan pendukung Presiden terguling Mohammed Morsi, yang berasal dari Ikhwanul Muslimin, menuding kaum Kristen mendukung penggulingan tersebut.

Kelompok yang menamakan diri Negara Islam (ISIS) mengaku bertanggung jawab atas serangan bom dengan sasaran dua gereja Koptik yang berada di Alexandria dan di Tanta pada Minggu (9/4/2017). Klaim tersebut disampaikan ISIS melalui kantor berita Amaq yang berafiliasi dengan kelompok tersebut.

Kelompok ISIS, di bulan Februari lalu mengancam akan melancarkan  serangan terhadap orang-orang Koptik, yang mencakup sekitar 10% penduduk Mesir.

Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi menetapkan keadaan darurat selama tiga bulan usai pengeboman dua gereja setempat. Penetapan keadaan darurat ini bersamaan dengan pemberlakuan hukum darurat yang memperluas wewenang kepolisian untuk mengintai, melakukan penyitaan dan membatasi kebebasan pergerakan.

Homepage Bumi21.com Daftar Bumi21.com Promo Bumi21.com

Salam hangat,
Bumi21.com
Agen bola terpercaya, Situs judi bola online terpercaya, casino online, poker online.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *