Hasil Pelaksanaan Periode Pertama Tax Amnesty

By | 3 October 2016

Bumi21, Agen Bola Terpercaya, Hasil Pelaksanaan Periode Pertama Tax Amnesty, Dana Tax Amnesty Periode Pertama, Tax Amnesty Tahap Pertama Berakhir.

Bumi21 – Periode pertama pengampunan pajak atau tax amnesty berakhir pada 30 September 2016 tepat pukul 00.00 WIB. Jumlah antrian terakhir periode pertama tax amnesty di kantor pusat DJP mencapai 2.667 orang.

Menurut laporan yang tercatat, jumlah harta yang telah dideklarasikan mencapai Rp 3.620 trilun. Dengan jumlah tebusan Rp. 97,2 trilun melebihi 50% dari target akhir program tax amnesty Rp. 165 trilun sampai akhir Maret 2017 mendatang. Pencapaian itu membuat Menteri Keuangan,  Sri Mulyani senyum bahagia saat dirinya menemani Presiden Joko Widodo yang berkeliling memantau pelaksanaan pendaftaran pengampunan pajak di kantor pusat Direktorat Jendral Pajak, jalan Gatot Subroto Jakarta. Meski begitu, uang tebusan yang masuk akan terus bertambah, karena masih ada dua periode lagi pelaksanaan tax amnesty.

Dari laporan Direktorat Jendral Pajak (DJP) dana-dana yang dideklarasi dan direpatriasi tersebut paling banyak dari Singapura. Dana WNI yang direpatriasi sebesar Rp 77,4 trilun. Dari Cayman Island setidaknya Rp 16,5 trilun dana dari negara tax haven tersebut dipindahkan ke Indonesia. Sedangkan dari Hong Kong, dana WNI yang ditarik mencapai Rp 14 trilun. Di China senilai Rp 3,6 trilun dan di Virgin Island hanya Rp 2,3 trilun.

Sementara mengenai dana atau aset yang hanya dilakukan deklarasi, Singapura tetap menduduki posisi pertama yakni sejumlah Rp. 631,3 trilun. Di Virgin Island sebesar Rp 71,7 trilun, Cayman Islands Rp 52,5 trilun, Hong Kong Rp 37,9 trilun dan di Australia sejumlah Rp 32,1 trilun.

Program pengampunan pajak atau tax amnesty yang diberlakukan pemerintah ternyata berhasil mematahkan pandangan pesimis banyak pihak. Pada awal periode ketika program baru berjalan, realisasi uang tebusan yang dibayarkan wajib pajak sudah hampir mendekati Rp. 100 trilun. Uang tebusan menjadi salah satu komponen penerimaan pajak dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) perubahan 2016. Nilai yang disertakan adalah sebesar Rp. 165 trilun.

Dari program pengampunan pajak, pemerintah berhasil mendata wajib pajak baru setelah total harta yang selama ini tidak dilaporkan dengan benar. Data tersebut akan menjadi modal pemerintah untuk mengejar penerimaan di tahun-tahun selanjutnya.

Presiden Joko Widodo menginstruksikan kepada seluruh jajaran kementerian agar menggunakan dana APBN untuk belanja yang produktif, prioritas dan fokus pada peningkatan kualitas. Tiga hal itu menurut Jokowi untuk mendorong pembangunan infrastruktur, perlindungan sosial kepada masyarakat dan pemberian subsidi yang tepat sasaran.

Homepage Bumi21.com Daftar Bumi21.com Promo Bumi21.com

Salam hangat,
Bumi21.com
Agen bola terpercaya, Situs judi bola online terpercaya, casino online, poker online.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *